Bagaimana Paralayang Bekerja: Fisika Aerodinamika
Bagaimana Paralayang Bekerja: Fisika Aerodinamika
Bentuk dasar paralayang dirancang untuk mengoptimalkan penetrasi melalui udara dan mengurangi hambatan (drag) sebanyak mungkin. Gaya angkat pada paralayang diciptakan melalui fenomena yang dijelaskan oleh ahli matematika dan fisika Swiss, Bernoulli, pada tahun 1738. Ketika molekul udara mengenai sayap, mereka terpisah menjadi dua aliran oleh leading edge - aliran pertama mengalir di sepanjang permukaan atas sayap, dan aliran kedua di sepanjang permukaan bawah. Meskipun permukaan atas lebih panjang dari permukaan bawah, eksperimen menunjukkan bahwa kedua aliran udara mencapai trailing edge pada waktu yang sama. Sekitar 3/4 dari gaya angkat dihasilkan dari tekanan rendah di atas sayap dan 1/4 dari tekanan tinggi di bawahnya.
Sudut yang dibentuk oleh sayap paralayang dengan angin relatif disebut angle of attack (sudut serang). Parameter penerbangan krusial ini menentukan arah dan besarnya gaya aerodinamis penuh, yaitu besaran dan rasio antara komponen lift dan drag. Dalam penerbangan normal, paralayang tetap pada sudut serang konstan dan pada kecepatan udara konstan. Pilot dapat mempengaruhi sudut serang dan kecepatan dengan menggunakan rem atau speed system.
sumber lengkap: https://www.skynomad.com/articles/beginners-
aerodynamics.html

Comments
Post a Comment